SungHyun ♥
cast: .: YOU as Lee Hyosung
.: Super Junior Kyuhyun as Cho Kyuhyun
.: Super Junior Member
Rate: PG-13
This is just a fanfic, no bash ^^
Hyosung merapikan buku beserta alat tulisnya. Ia baru saja menyelesaikan kegiatan terakhirnya hari ini. ia sekarang bekerja magang menjadi assisten dosen di kampusnya. Awalnya ia hanya bermaksud berpartisipasi saja dengan menyerahkan lamaran pekerjaan ke bagian administrasi, hitung-hitung mengisi waktu luang. Kuliahnya di semester ini tidak terlalu padat tetapi tetap saja tugas selalu setia menjadi sahabat seorang mahasiswi seperti dirinya ini. tetapi ternyata ia mendapat undangan untuk interview dan jadilah ia seorang assisten seperti sekarang.
Ini merupakan minggu pertamanya sebagai asissten dan tanpa disadari cukup membuatnya sibuk dengan padatnya jadwal kelas yang dimiliki dosen yang di-assisten-kannya. Ia mengunci ruang kelas setelah kosong dan bergegas menuju ruang dosen untuk membuat rekap kehadiran.
Sambil menunggu bus nya yang belum datang juga, ia merogoh saku celana jeansnya untuk mengambil ponsel dan disambut oleh wallpaper foto seseorang yang sedang tersenyum dengan senangnya karena tepat dihadapannya terdapat meja dengan penuh makanan yang lezat. Semua orang pasti tahu karena itu foto yang di post oleh pemiliknya di akun sosialnya. Dengan refleks Hyosung mengusap layar ponselnya. Sebuah perasaan rindu teramat sangat menjalar dihatinya. Rasanya belum lama ia berbincang dengan orang di wallpaper itu kemarin, tetapi terasa seperti lama tidak berinteraksi.
Lamunannya dibuyarkan oleh bunyi klakson bus yang akan ditumpanginya. Ia segera masuk ke bus dan duduk bersandar pada jendela. Untunglah esok merupakan libur Chukseok, sehingga ia bisa istirahat dan mengunjungi orangtuanya. Ia kemudian mengambil ponselnya lagi, membuka aplikasi kakaotalk dan mengganti statusnya.
“ 보고싶어…… ㅠㅠ”
-00-
Semua
member Super Junior sedang berkumpul di
lantai 11 untuk makan malam bersama. Seperti biasa, Ryeowook yang bertugas
didapur sementara yang lain menonton televisi kecuali Kyuhyun yang berkutat
dengan game nya di dalam kamar. Eunhyuk yang sedang memegang ponselnya
tiba-tiba bertanya.
“ Kyuhyunie eodi? “
“ kamarnya, game “ jawab Shindong
singkat tanpa menoleh.
“ aigoo.. “ keluhnya sambil
menggelengkan kepalanya.
“ kau ini seperti baru
mengenalnya saja. “ komentar Leeteuk yang juga mengecek ponselnya dan semenit
kemudian ia ikut berkomentar , “aigooo …” dengan senyum sekilas yang
memperlihatkan lesung pipi nya.
“ ya! Kenapa kalian ber-aigoo
bersama ? “ tanya Donghae penasaran.
Member lain pun jadi menoleh karena seruan donghae.
“ kekeke anieyo.. “ sanggah
Eunhyuk, “ nanti kau juga tahu “ sambungnya lagi semakin membuat member lain
mengerutkan keningnya.
Seruan dari Ryeowook menandakan bahwa masakannya sudah matang dan
meminta member lain membantunya untuk membawa masakan tersebut ke ruang tengah
karena meja makan mereka yang kecil tak cukup untuk semua member yang ada
sekarang.
“ Kyuhyun-ah ayo makan!!” teriak
Ryeowook di depan pintu kamar kyuhyun. Seketika terdengar suara orang berlari
dari dalam dan pintu yang dibuka dengan tergesa-gesa.
“ aku datang!” serunya sambil
mengelus perutnya yang kelaparan. Kemudian mereka berkumpul dan mulai makan.
“ ponselmu mana? “ tanya Eunhyuk
disela kunyahannya.
Kyuhyun menoleh kearahnya dengan
heran, “ ada dikantong celanaku” jawabnya sambil menggunakan dagunya untuk
menunjuk kearah kantongnya.
“ sekali sekali cek lah ponsel
mu jika sedang bermain game.” Jelas Eunhyuk yang semakin membuat Kyuhyun heran.
Kyuhyun lalu meletakkan sumpitnya dan mengecek ponselnya, lalu kemudian
wajahnya perlahan memerah karena malu. Member lain pun mau tidak mau jadi ikut
penasaran dan mengecek ponsel masing-masing. Eunhyuk berbisik ‘katalk’ kepada
mereka . Kyuhyun lalu meletakkan ponselnya dan melanjutkan makannya yang
tertunda. Ia sedikit menundukkan kepalanya dan menghindari tatapan iseng para
hyungnya yang bersiap meledeknya.
“ Hyung, besok kita tidak ada
schedule kan? “ tanya Kyuhyun setelah selesai makan.
“ setahu ku untuk jadwal grup
tidak ada.. “ jawab Leeteuk sambil
mengingat-ingat .
Eunhyuk menepuk pundak Kyuhyun
lalu merangkulnya, “ pergilah kesana sebentar baru setelah itu kau pergi
mengunjungi keluargamu.. “ sarannya.
Kyuhyun mengangguk pelan, “
araseo.. aku juga berencana seperti itu. “ jawabnya.
“ ah siwon-ah.. “ panggil
Leeteuk kepada Siwon yang berjalan kearah balkon, “ adikku..” belum sempat
Leeteuk menyelesaikan omongannya, Siwon sudah memberinya jawaban.
“ aku sedang menelfonnya hyung “
jawabnya sambil melambaikan ponselnya kearah
Leeteuk.
“ ah.. joha.. baik-baiklah kalian
ya.. “ gumamnya pelan dengan senyuman yang tidak pernah lepas dari wajahnya.
-00-
Kyuhyun
mengendarai mobilnya pagi-pagi sekali berharap ia bisa sampai tujuan sebelum
kekasihnya bangun, dan sepertinya itu berhasil karena sesampainya ia disana,
dengan berharap bahwa kekasihnya ini tidak iseng mengganti lagi password
keamanannya. Kondisi apartemennya masih sunyi senyap.
Kyuhyun
menyibakkan gorden ruang tengah dan membuka jendelanya, membiarkan siklus
udaranya berganti dengan udara sejuk pagi hari. Ia lalu menuju dapur untuk
membuat coklat hangat dan setangkup roti dengan selai coklat untuk dirinya.
Lalu ia duduk disofa dan menyalakan televisi.
Sementara
didalam kamar, Hyosung samar-samar mendengar suara orang bercakap- cakap
didepan kamarnya sehingga ia memutuskan untuk bangun dari tidurnya dan bergegas
keluar. Ia terkejut melihat siluet seseorang didepan jendela ruang tamunya yang
sedang bercakap-cakap diponsel, matanya langsung mengenali sosok itu, “ Kyu-ssi.. “ panggilnya pelan.
Kyuhyun
menoleh ketika mendengar seseorang memanggilnya, “ oh! Annyeong.. “ sapanya
sedikit terkejut. “ ne eomma, aku akan kesana nanti.. ne… “ ia lalu menyudahi
pembicaraannya di telepon dan menghampiri Hyosung yang sedang bersandar di
dinding sambil mengusap-usap matanya.
“
kau terganggu oleh suaraku menelpon ya? “ tanyanya sambil mengusap kepala
Hyosung.
Hyosung
tersenyum sekilas, “ apa yang kau lakukan pagi-pagi disini? “ tanyanya heran
sambil mengikat rambutnya menjadi satu.
“
ah.. itu karena ada seseorang yang rindu padaku tetapi malu untuk mengakuinya
sehingga hanya berani menulisnya di kakaotalk.” Ledeknya kepada Hyosung.
Hyosung
meninju pelan lengan Kyuhyun sambil menyembunyikan rasa malunya. Ia beranjak
menginggalkan Kyuhyun yang sedang besar kepala karena merasa menang melihat
Hyosung tidak membalas kata-katanya.
Kyuhyun
reflek menarik tangan Hyosung dan menariknya kedalam sebuah pelukan erat dan
hangat. Jantung Hyosung langsung berdetak cepat. ‘ astaga cho kyuhyun, kau bisa
membuatku kena serangan jantung dipagi hari ‘ batin Hyosung panik.
“
Na do… “ bisik Kyuhyun ditelinga Hyosung, ia lalu membenamkan wajahnya di
lekukan leher Hyosung. Dengan tersipu Hyosung membalas pelukan Kyuhyun dengan
melingkarkan tangannya di leher Kyuhyun. Mereka kemudian larut dalam pelukan
hangat tersebut.
“
Kau sudah sarapan ? “ tanya Hyosung sambil membenamkan wajahnya di dada
Kyuhyun, menghirup harum parfum yang dikenakan kekasihnya.
“
sudah barusan, aku membuat roti isi dan coklat hangat kekeke” jawabnya sambil mengelus punggung Hyosung.
“
bagus lah.. kau mau mengunjungi keluargamu setelah ini? “ tanya Hyosung lagi,
kini mereka telah berganti posisi dengan punggung Kyuhyun bersandar pada
dinding.
“
hmm..” angguk Kyuhyun. “ tapi setelah
aku mengobati kerinduan orang dipelukanku ini“ godanya lagi.
Hyosung
tersipu lagi dan segera melepaskan pelukannya untuk berhadapan dengan Kyuhyun
dan bersiap membalas ledekkan Kyuhyun. Tetapi aksinya terhenti ketika Kyuhyun
mencium cepat bibirnya. Membuat Hyosung mematung ditempat. Pikirannya mendadak
kosong. ia mengerjapkan matanya
berkali-kali. Jantungnya pun makin berdetak tak karuan seperti ingin keluar
dari tulang rusuk yang melindunginya.
Kyuhyun
tersenyum puas melihat efek dari ciumannya. Ia juga tak menyangka bahwa
dirinya bisa seberani ini. First Kiss mereka pertama kali. Debaran jantung Kyuhyun
pun juga meningkat drastis. Melihat Hyosung belum bereaksi juga, ia lalu mengelus pipi
Hyosung dan menarik dagu Hyosung dan mengarahkannya lagi sembari Kyuhyun
mendekatkan wajah mereka berdua. Kyuhyun mencium bibir Hyosung untuk kedua kalinya. Kali ini lebih pelan dan
lembut, hembusan nafas keduanya menjadi seirama, sehingga Hyosung reflek
memejamkan matanya dan membalas ciuman Kyuhyun dengan mengalungkan tangannya di
leher Kyuhyun.
Sekian
menit berlalu, Kyuhyun menyudahi ciuman
mereka dan menempelkan dahi mereka berdua. Ia tersenyum malu, “ gwaenchana ? “
tanyanya sambil menatap mata Hyosung lekat dan mengelus pipi Hyosung berulang
kali.
Hyosung
tersipu dan menganggukkan kepalanya, “ oh.. “ jawabnya pelan . Kyuhyun menghela
nafas lega karena ternyata kekasihnya juga menikmati moment mereka tadi. Kemudian
ia memeluk Hyosung lagi dengan erat . “
kau bersiaplah.. aku akan mengantarmu ke rumah orang tuamu setelah kita sarapan
bersama, lalu aku mengunjungi keluargaku. “ jelas Kyuhyun.
Hyosung
menangguk dan melepaskan pelukannya, “
baiklah.. istirahatlah disofa, aku akan bersiap-siap dulu “. Kyuhyun mengangguk
dan membiarkan Hyosung berjalan ke kamar mandi. Tapi kemudian mereka saling
memanggil bersamaan. Kyuhyun langsung mendahului Hyosung untuk berbicara, “
gomawo.. “ ucapnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal sama
sekali.
Untuk
kesekian kalinya Hyosung tersipu dan mengucapkan kata yang ingin
disampaikannya, “ Na do gomawo.. Oppa “ tepat dikata Oppa, ia mengecilkan
volume suaranya dan bergegas menuju kamar mandi. Kyuhyun yang ternyata
mendengarnya tak bisa menyembunyikan rasa senang bercampur malunya. Ia kembali
duduk disofa dan menghabiskan coklat hangatnya sambil menonton tv.
-Kkeut-
